Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Mewakilkan Pembayaran Pajak STNK Tahunan, Butuh Surat Kuasa atau Tidak?

Irfan Hikmatiar 7:03 PM 5

Waktunya membayar pajak kendaraan tahunan

Sebagai warga Indonesia yang baik tentunya kita harus membayar pajak bukan, dan juga membayarnya tepat waktu. Nah kebetulan motor tercinta saya, yang biasa saya gunakan sehari-hari harus sudah membayar pajak STNK tahunan di tanggal 22 Januari 2016 lalu. Biasanya setiap tahun kami berdua (Ayah dan daya) selalu datang membayar pajak di SIM dan STNK keliling di daerah Kalibata karena memang saya berdomisili di Jakarta Selatan.

Nah permasalahan nya pada saat tanggal 22 tersebut Ayah saya sibuk dan tidak bisa membayarkan pajak tersebut karena memang STNK nya bukan atas nama saya tetapi nama beliau. Saya pun bingung apakah bisa perpanjang STNK tahunan dengan di wakilkan? Setelah tanya ke teman-teman di WAG, menurut mereka untuk perpanjang STNK tahunan dengan bisa diwakilkan dan tanpa perlu surat kuasa.

Cimory Riverside, Restauran Dengan Pemandangan Sungai Dan Taman Yang Indah

Irfan Hikmatiar 4:37 PM 0
Cimory Riverside
Setelah sebelumnya saya dan pasangan berwisata ke Telaga Warna, maka hal yang harus dilakukan selanjutnya tentu mengisi kembali tenaga kami yang sudah mulai habis. Dan lokasi yang kami pilih adalah Cimory Riverside, yup Cimory Riverside karena melihat review di internet dan juga dari opini mulut kemulut kami pun tertarik untuk membuktikan apakah benar sekeren itu ?

Pada saat sepeda motor kami tiba di pintu masuk parkiran terlihat hanya sedikit sekali lahan yang digunakan untuk parkiran kendaraan sepeda motor, hal ini sangat wajar mengingat daerah puncak di dominasi oleh wisatawan yang berasa dari Jakarta dan umumnya menggunakan kendaraan beroda empat. Parkiran untuk kendaraan beroda empat atau lebih terhampar sangat luas, sampai-sampai jika parkiran mobil penuh masih ada parkiran cadangan sehingga anda tidak perlu pusing untuk memarkirkan kendaraan.

Patung sapi menyambut pengunjung
 
Setelah memarkir kendaraan kami berjalan menuju pintu masuk dan disambut oleh patung sapi yang berada ditengah-tengah antara 2 pintu masuk. Lalu kami pun langsung menuju area restaurant dan keadaan pada saat kami datang cukup ramai oleh pengunjung terutama spot yang berada tepat di pinggir bangunan karena di spot tersebut pengunjung dapat menikmati hidangan sambil melihat aliran sungah serta taman dibawahnya, dan memang hal inilah yang menjadi nilai jual Cimory Riverside.

Keadaan cukup ramai, tetapi masih banyak meja yang kosong

Posisi meja yang berada dipinggir menjadi favorit para pengunjung

Tetapi untung nya kami hanya perlu menunggu sebentar untuk menempati spot di pinggir bangunan. Lalu kamipun menempati meja kosong tersebut dan pramuniaga langsung menghampiri untuk memberikan daftar menu makanan dan minuman yang tersedia.

Telaga Warna. Alternatif Wisata Alam di Puncak, Bogor

Irfan Hikmatiar 2:13 PM 1

Saya dan pasangan di sisi telaga warna

Senin 11 Mei 2015 dalam rangka merayakan ulang tahun pasangan saya, kami berencana untuk berekreasi ke salah satu objek wisata alam di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat yang saya rasa sudah cukup familiar di telinga kita semua yaitu Telaga Warna. Kami memulai perjalanan dari kota Depok dan melaju di jalan raya selama hampir 3 jam sebelum sampai ketujuan menggunakan sepeda motor, untung saja saat itu merupakan hari senin jadi kami tidak perlu khawatir akan adanya buka tutup jalan di daerah Puncak yang terkenal padat.

Akses lokasi

Akses menuju jalan masuk lokasi
Berbeda dengan tempat wisata terkenal seperti Taman Safari yang memiliki banyak banner sebagai petunjuk arah lokasi. Hanya ada satu banner yang menunjukan keberadaan Telaga Warna dan tidak terlalu jelas jalan mana yang harus dilalui untuk masuk kedalamnya. Jika anda berasal dari arah Ciawi maka jalan masuk berada disebelah kiri anda tepat ditikungan yang berbelok ke kanan sebelum restoran Rindu Alam. Jalan masuknya (lebih tepatnya gang masuk) terletak agak tersembunyi dan  sepertinya hanya dapat dilalui oleh sepeda motor. Setelah masuk ke jalan masuk tersebut, kami berjalan menyusuri hamparan pemandangan kebun teh yang hijau disertai hembusan udara sejuk yang menyegarkan.

Jalan menuju lokasi, terletak diantara perkebunan teh

Tiba dilokasi

Setelah sampai dilokasi pada pukul 11:30 siang, kami pun memarkir kendaraan di dekat pintu masuk, lalu berjalan menuju loket karcis dan bertanya kepada orang yang menjaga loket tersebut. "Berapa pak harga tiketnya?" tanya saya, "17 ribu" sahut nya, saya pun bertanya lebih detail sambil melihat daftar harga tiket yang terpampang didinding "memang biaya parkir motor berapa?", "dua ribu" jawabnya. Berarti biaya tiket masuk versi bapak itu adalah 15 ribu untuk dua orang, sedangkan faktanya biaya tiket masuk hanya seharga 10 ribu untuk 2 orang.

Tarif resmi Telaga Warna

Pada saat itu saya sedang malas berdebat mengapa si bapak tersebut iseng memainkan harga, akhirnya saya bayarkan saja seharga yang disebutkan yaitu sebesar 17 ribu dan setelah dibayar kami tidak diberi tanda masuk berupa karcis sama sekali, sungguh hal yang cukup mengganggu.

Melewati pintu masuk

Pintu masuk lokasi
Pertamakali menjejakan kaki kedalam wisata alam Telaga Warna, kesan asri dan rapih pun terpancar dari tempat tersebut. Hanya ada satu telaga yang di kelilingi oleh hijaunya pohon disertai riang nya kera-kera yang berlarian kesana kemari. Kemudian kami mendekat menuju pinggir telaga, air nya terlihat sangat hijau, mungkin seperti warna green tea :), dan disana ada beberapa getek atau rakit yang dapat disewa pengunjung untuk menikmati panorama di atas telaga.

Jika tidak tertarik dengan rakit tersebut ada juga wahana flying fox yang tali nya membentang membelah telaga. Hanya dua wahana tersebut yang saya lihat sepemandangan mata kami. Mungkin jika anda mau berkeliling lebih jauh akan ada wahana lain lagi yang dapat dilihat. Kami disana hanya duduk-duduk di atas batang kayu yang sudah di tebang sambil menikmati cemilan yang sudah kami bawa dari rumah.

Wide view telaga warna

Suasana di Telaga Warna
Wahana flying fox
Kera yang sedang berlari
Oh iya, monyet-monyet yang berada disana sepertinya sudah sangat familiar dengan keberadaan manusia. Bahkan saya melihat ada monyet yang sedang memakan ciki rumput laut yang entah dari mana ia dapatkan, bisa saja ia mencuri ciki milik pengunjung atau mengambil ciki sisa di tempat sampah.

Akhir kunjungan

Setelah satu setengah jam kami berada disana menikmati keindahan ciptaan Allah yang maha kuasa, jam sudah menunjukan pukul 13:30, dan semakin sore semakin banyak pengunjung lokal maupun mancanegara (kebanyakan wisatawan dari arab). Kami pun berjalan keluar menuju tempat parkir dan mengambil kendaraan untuk kembali melanjutkan perjalanan ke restaurant Cimory Riverside di untuk mengisi tenaga dan sebelum itu tidak lupa juga kami shalat zuhur terlebih dahulu di Masjid Atta'awun yang cukup dekat dari Telaga Warna.

Kesimpulan

Kelebihan :
  • Alternatif wisata alam yang murah
  • Dekat dari jalan raya

Kekurangan
  • Papan petunjuk lokasi di pinggir jalan yang kecil dan hanya ada satu serta jalan masuk yang tersembunyi
  • Petugas yang nakal memasang tarif masuk lebih 
  • Lokasi wisata yang kurang pengembangan

Tingkat kepuasan : 50%
Kemungkinan berkunjung kembali : 30%

Review Produk Telkomsel Terbaru Loop

Irfan Hikmatiar 7:52 PM 0
Gambar 1. Desain kartu perdana Loop
Sudah banyak diketahui operator Telkomsel memiliki 3 merk kartu perdana yang dipasarkan di Indonesia yaitu  1 merk kartu pasca bayar kartuHalo dan 2 merk prabayar yaitu simPATI, serta Kartu As. Dan pada 9 Maret 2014 Telkomsel meluncurkan LOOP, brand untuk segmen anak muda, yang hadir dengan berbagai penawaran produk yang lebih menarik dan atraktif.

Karena masih terhitung produk baru, produk ini belum terlalu banyak dikenal masyarakat pasalnya banyak kawan saya yang belum tahu apa itu Loop. Kebanyakan teman saya hanya tahu Simpati Loop, padahal Simpati Loop dan Loop jelas berbeda. Simpati Loop merupakan kartu perdana Simpati yang memasarkan promo terbaru nya yang dinamakan Loop (disebut Simpati Loop) sedangkan Telkomsel Loop adalah kartu atau produk baru yang di kelola oleh Telkomsel langsung dan bukan dibawah Simpati.

Mungkin produk Loop ini adalah pengembangan dari Simpati Loop yang ternyata sukses dipasaran. Berbicara mengenai harga, pada saat saya membeli perdana ini sekitar satu minggu lalu, perdana baru Loop dibanderol seharga Rp10.000 jika tidak dibeli ditempat resmi seperti grapari, sedangkan harga resmi hanya sebesar Rp3000.

 Desain kartu